6 Rukun Iman Dan Penjelasan Lengkap Serta Dalilnya

6 Rukun Iman dan Penjelasannya – Setelah dipertemuan sebelumnya telah membahas lengkap mengenai 5 Rukun Islam didalam Ajaran Agama Islam, sekarang saatnya bagi kalian para Pembaca Muslim untuk lebih memahami Rukun Iman didalam Islam karena tidak bisa dipungkiri bahwa Rukun Islam dan Rukun Iman ini merupakan Pilar – Pilar Penting yang harus dipahami oleh setiap Muslim dan Muslimah, baik itu didalam Urutan Rukun Iman maupun didalam Penjelasan Rukun Iman secara lebih lengkap dan lebih dalam.

Langsung saja untuk Pengertian Rukun Iman adalah Pilar – Pilar Keimanan didalam Islam yang harus dipahami dan dimiliki oleh Seorang Mukmin (Umat Islam) dalam menjalani Kehidupan di Dunia ini dan Jumlah Rukun Iman ini terdiri dari 6 Rukun Iman yang telah didasarkan dari Ayat – Ayat Kitab Suci Al Qur’an dan Hadits Jibril yang telah dijelaskan didalam Hadits Shahih Bukhari dan Muslim, Urutan 6 Rukun Iman ini bukan hanya dipahami saja tetapi diyakini dalam hati dan dibuktikan dengan perbuatan.

Sedangkan untuk Dasar Hukum Mengimani Rukun Iman ini, sudah dijelaskan didalam Firman Allah Subhanahu wa ta’ala dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 136 berbunyi: Katakanlah (Hai Orang-Orang Mukmin), ” Kami beriman kpd Allah dan apa yg diturunkan kepada kami, dan apa yg diturunkan kpn Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yakub dan Anak Cucu-nya. Dan apa yg diberikan kpd Musa dan Isa serta apa yg diberikan kpd Nabi – Nabi dari Tuhan-nya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun diantara Mereka dan kami hanya tunduk patuh kepadanya (QS. Al-Baqarah, Ayat : 136) ”.

Dengan melihat Firman Allah pada Surat Al-Baqarah diatas maka bisa disimpulkan bahwa kita sebagai Umat Muslim telah diperintahkan untuk Beriman kepada Allah SWT dan Beriman kepada Kitab – Kitab yang diberikan Allah SWT kepada Nabi – Nabi nya seperti Kitab Taurat kepada Nabi Musa, Kitab Zabur kepada Nabi Daud, Kitab Injil kepada Nabi Isa dan Kitab Al Qur’an kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam. Oleh karena itu sudah sangat baik sekali bagi kalian para Pembaca Muslim-Muslimah untuk memahami Pilar Enam Rukun Iman ini karena Rukun Iman adalah Pondasi Penting yang harus dimiliki oleh setiap Muslim, selain Rukun Islam.

Urutan 6 Rukun Iman Menurut Hadits Shahih Lengkap

6 rukun iman dan penjelasan lengkap

Kemudian untuk Urutan Enam Pilar Rukun Iman antara lain Iman Kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, Iman Kepada Para Malaikat – Malaikat Allah, Iman Kepada Kitab – Kitab Allah, Iman Kepada Para Rasul Allah, Iman Kepada Hari Akhir (Kiamat) dan Iman Kepada Qada (Takdir Baik) dan Qadar (Takdir Buruk). Dalil dan Hadits Urutan 6 Rukun Iman ini telah dijelaskan didalam Hadits Shahih Riwayat Muslim, dari Umar bin Khathtab Ra berkata bahwa terdapat Seseorang yg bertanya kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam :

Beritahukan kepada ku tentang apa itu Iman, Nabi Muhammad SAW menjawabnya bahwa Iman adalah: ” Engkau Beriman kepada Allah SWT, Beriman Kepada Malaikatnya, Beriman Kepada Kitab – Kitabnya, Para Rasulnya, Beriman Kepada Hari Akhir dan Beriman kepada Takdir Allah yg Baik dan Takdir yg Buruk ”. Kemudian Lelaki yang bertanya tersebut berkata Engkau Benar, lalu Lelaki tersebut segera Pergi. Aku (Umar) pun terdiam sehingga Rosulullah bertanya kepada ku : ” Wahai Umar, tahukah km siapa yg bertanya tadi ?, Aku (Umar) menjawab : ” Allah dan Rasulnya yg lebih mengetahui ”. Lalu Rosulullah bersabda : ” Dia adalah Jibril yg mengajarkan kalian tentang Agama Kalian (Hadits Riwayat Muslim, nomor 8) ”.

Penjelasan 6 Rukun Iman Secara Lengkap

Setelah kalian sudah mengetahui Hadits Shahih tentang 6 Rukun Iman, maka dibawah ini telah saya buatkan Penjelasan tentang Enam Rukun Iman secara lebih lengkap supaya kalian bisa lebih bisa memahami tentang Rukun Iman ini. Berikut penjelasan lengkapnya :

1. Iman Kepada Allah Subhanahu wa ta’ala

Mengimani Allah SWT mengandung makna bahwa umat muslim harus selalu menyembah hanya kepada Allah SWT, mempercayai sifat, asma, dan af’al Allah SWT. Sifat Allah SWT merupakan segala gambaran terkait sifat Allah SWT baik yang bersifat wajib, mustahil maupun jaiz. Ketika seorang umat Islam mengimani Allah SWT itu Wujud atau ada, maka orang tersebut diharuskan selalu meyakini Allah itu ada tanpa batas tempat.

Begitu pula dengan asma Allah SWT, yaitu segala gambaran terkait bagaimana deskripsi Allah SWT karena ketika seseorang mengimani bahwa Allah SWT memiliki asma Al Kholiq yang artinya Maha Pencipta, maka orang tersebut harus meyakini bahwa segala makhluk adalah ciptaan Allah SWT tentunya dengan perantara sesuai yang dikehendaki-Nya. Sama halnya dengan af’al Allah SWT yaitu segala yang dilakukan oleh Allah karena ketika seseorang mengimani Allah maka orang tersebut harus meyakini Allah adalah penggerak dari segala macam kegiatan yang dialami oleh makhluk.

2. Iman Kepada Malaikat Allah

Penjelasan Urutan Rukun Iman Kedua adalah Iman Kepada Malaikat – Malaikatnya Allah SWT karena pada dasarnya Malaikat Allah itu sangatlah banyak dan hanya Allah SWT yang mengetahui secara pasti berapa Jumlah Malaikatnya. Hanya saja kita sebagai seorang Muslim wajib mengimani 10 Malaikat Allah yang antara lain Malaikat Jibril, Malaikat Mikal, Malaikat Rakib, Malaikat Atib, Malaikat Mungkar, Malaikat Nakir, Malaikat Izrail, Malaikat Israfil, Malaikat Malik dan Malaikat Ridwan

Dan kita sebagai seorang Muslim – Muslimah harus mengimani dan mempercayai bahwa Malaikat – Malaikat Allah itu ada, paling tidak kalian mengetahui Kesupuluh Malakat tersebut dan mengimani akan Tugas Malaikat – Malaikat Allah seperti Tugas Malaikat Jibril adalah Pembawa Wahyu, Tugas Malaikat Ridwan adalah menjaga Pintu Surga, Tugas Malaikat Malik adalah menjaga Pintu Neraka, Tugas Malaikat Israil adalah menjabut nyawa dan Tugas Malaikat Israfil adalah meniup Terompet Sangkakala.

3. Iman Kepada Kitab – Kitab Allah

Penjelasan Rukun Iman Ketiga adalah Iman kepada Kitab – Kitab nya Allah SWT karena Kitab Allah itu adalah Kalam (Ucapan) Allah yang disampaikan kepada Nabi (Rosul) Allah melalui Malaikat Jibril karena Tugas Malaikat Jibril adalah pembawa Wahyu. Dan Fungsi Adanya kitab Allah itu adalah sebagai pedoman bagaimana seharusnya manusia hidup didunia dan pada hakikatnya seluruh kitab diturunkan dalam waktu yang berbeda disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan umat.

Terdapat Empat Kitab – Kitab Suci yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala kepada Nabi (Rosul) melalui Malaikat Jibril dan Kitab – Kitab tersebut antara lain Kitab Taurat disampaikan kepada Nabi Musa AS, Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS, Kitab Injil disampaikan melalui Nabi Isa AS dan yang terakhir adalah Kitab Al Qur’an disampaikan melalui Rasul Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

4. Iman Kepada Rosul (Nabi) Allah

Untuk Penjelasan tentang Rukun Iman Keempat adalah Iman Kepada Rosul (Nabi) Allah karena Nabi Allah SWT itu adalah Manusia Laki – Laki yang telah dipilih oleh Allah untuk sebagai perantara antara dirinya dengan para makhluknya (Umatnya). Akan tetapi Manusia Laki – Laki yang dipilih oleh Allah SWT sebagai Nabi (Rosul) tersebut merupakan Manusia Biasa, yang artinya tidak memiliki Sifat – Sifat dan Hak – Hak Ketuhanan sehingga tidak benar jika Nabi itu disembah karena Tuhan yang wajib disembah hanyalah Allah SWT. Kemudian untuk Jumlah Nabi (Rosul) Allah SWT itu adalah 25 Nabi dan Nabi Muhammad SAW adalah Nabi Terakhir sehingga tidak ada Nabi lagi setelah Nabi Muhammad SAW Wafat.

5. Iman Kepada Hari Akhir (Kiamat)

Urutan Rukun Iman Kelima adalah mengimani dan mempercayai Hari Akhir dan Kiamat itu akan ada dan datang karena segala yang diciptakan oleh Sang Pencipta adalah sementara, berbeda dengan Allah SWT yang kekal abadi. Begitu juga dengan alam semesta ini yang memiliki masa untuk berputar karena ketika habis masa tersebut, atas izin Allah maka alam semesta akan hancur dan tak tersisa satupun makhluk didunia. Sebagai seorang muslim tentu wajib mengimani datangnya hari kiamat dan mengimani tanda – tanda datangnya hari kiamat karena adanya hari kiamat telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW pada awal dakwah Beliau.

6. Iman Kepada Qada dan Qadhar

Urutan Rukun Iman Keenam ini adalah mengimani akan Takdir Baik (Qada) dan mengimani Takdir Buruk (Qadhar) karena segala kehendak Allah SWT yang dialami oleh makhluknya adalah kehendak-Nya, dan itulah yang terbaik menurut Allah. Oleh karena itu kita sebagai seorang Muslim memang terkadang mengalami hal buruk, namun peringatan tersebut bisa jadi sebab dari dosa yang pernah kita lakukan dan Allah SWT mengingatkan kita atau menghukum melalui musibah atau cobaan.

Namun bisa juga hal buruk tersebut adalah bentuk penjagaan Allah kepada makhluknya oleh karena itu jika kalian mengalami Takdir yang baik maka jangan lupa untuk Bersukur dan jika mengalami Takdir yang buruk maka kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT karena kita harus mempercayai bahwa apapun segala kehendak Allah kepada kita itu merupakan sesuatu yang terbaik untuk kita sendiri, walaupun kita tidak mengetahui dan mengerti tetapi Allah SWT itu Maha Mengetahui segala sesuatu.

Demikianlah ulasan secara lebih detail mengenai 6 Rukun Iman dan Penjelasan Lengkap didalam Ajaran Agama Islam dan semoga semoga saja ulasan ini bisa berguna serta bermanfaat bagi kalian para Pembaca Muslim – Muslimah yang ada di Indonesia karena tidak bisa dipungkiri bahwa diluar sana tentu masih banyak Masyarakat Muslim – Muslimah yang belum begitu memahami tentang Perkara Pilar 6 Rukun Keimanan ini sehingga dengan adanya ulasan tentang Rukun Iman yang ditulis secara lebih detail dan lengkap ini, diharapkan sekali dapat membantu mereka yang belum memahami tentang Rukun Iman didalam Ajaran Islam.

Incoming search terms:

  • rukun iman dan dalilnya
  • dalil rukun iman
  • rukun iman dan islam beserta dalilnya
  • rukun iman lengkap dengan dalil dan arabnya
  • urutan rukun iman dijelaskan dalam al quran surat
  • dalil tentang rukun iman
  • dalil rukun
  • dalil dalil rukun iman
  • ayat2 tentang rukun iman
  • ayat tentang iman beserta penjelasannya
6 Rukun Iman Dan Penjelasan Lengkap Serta Dalilnya | materiislam | 4.5