Hal Yang Membatalkan Wudhu Menurut Al Qur’an dan Hadist

Hal Yang Membatalkan Wudhu – Sebelum membahas terlebih dalam mengenai hal hal yang dapat membatalkan wudhu, mungkin ada baiknya jika Anda memahami terlebih dahulu mengenai Wudhu dalam Ajaran Islam karena Wudhu merupakan salah satu cara untuk menyucikan Anggota Tubuh dari Hadast Kecil dengan menggunakan Air Yang Suci Lagi Mensucikan seperti Berwudhu memakai Air Sumur, Air Hujan, Air Sungai, Air Laut, Air Salju, Air Lelehan Es Batu atau Salju dan Air Dari Kolam ataupun Air dari Tangi Besar.

Dan perlu ditekankan kepada anda pembaca Muslim bahwa Wudhu sangatlah penting bagi tiap tiap Muslim dan Muslimah, hal ini dikarenakan Hukum Berwudhu sudah diwajibkan bagi setiap Muslim yang akan menunaikan Sholat Wajib Lima Waktu, Sholat Sunnah, ketika akan melakukan Thawaf di Ka’bah dan ketika akan membaca Kitab Suci Al Qur’an. Adapun untuk Hukum Berwudhu yang wajib Sebelum Melakukan Sholat, sudah diperintahkan oleh Allah SWT yang ada didalam Al Qur’an Surat Al Maidah Ayat 6 berbunyi :

Hai orang2 yg beriman, apabila km hendak menunaikan Sholat maka basuhlah Muka-mu dan tangan-mu sampai dengan Siku-mu, dan sapulah kepala-mu dan basuhlah kaki-mu sampai dengan kedua mata kaki, Dan jika km Junub maka Mandilah dan jika km sakit ataupun dalam perjalanan atau kembali dari Tempat Buang Air atau menyentuh perempuan, lalu km tidak memperoleh Air maka bertayammum-lah menggunakan tanah yang baik dan bersih…. (QS. Al Ma’idah Ayat : 6).

Dengan Melihat Kandungan Surat Al Maidah Ayat 6 diatas maka sudah bisa disimpulkan bahwa Berwudhu sudah menjadi Bagian Ibadah yang harus dilakukan disetiap harinya karena berwudhu merupakan salah satu termasuk kedalam Syarat Sah nya Sholat Wajib dan Sholat Wajib Lima Waktu ini harus dikerjakan oleh tiap tiap Muslim disetiap harinya karena Hukum Mengerjakan Sholat Fardhu bagi setiap Muslim adalah Fardhu Ain atau wajib dikerjakan. Oleh sebab itu sudah sangat tepat sekali bagi kalian untuk memahami dan mengerti Hal – Hal Yang Bisa Membatalkan Wudhu, supaya Wudhu kalian benar dan Sholatnya pun menjadi sah.

Hal Yang Membatalkan Wudhu Sesuai Al Qur’an dan Hadist Lengkap

hal hal yang membatalkan wudhu dalam islam

Dibawah ini telah saya tuliskan Penyebab – Penyebab dan Hal – Hal Yang Membatalkan Wudhu menurut Hadist Hadist Shahih sebagai referensinya, semoga saja pembahasan tentang Wudhu ini bermanfaat dan sebagai tambahan ilmu bagi kalian pembaca Muslim di Indonesia.

1. Berhadast Kecil dan Hadast Besar

Hal Yang Membatalkan Wudhu yang pertama adalah sesuatu yang keluar dari Lubang Kemaluan dan keluar dari Lubang Anus Manusia seperti Hadast Kecil yang meliputi : Kentut, Buang Air Kecil (Kencing), Buang Air Besar (BAB), Keluarnya Cairan Madzi (Cairan yang keluar dari Kemaluan Manusia karena syahwatnya, tetapi belum sempurna atau belum memuncak syahwatnya) dan Keluarnya Cairan Wadi (Cairan yang keluar dari Kemaluan Manusia ketika terlalu capek dan kelelahan)

Dan yang termasuk kedalam Hadast Besar seperti keluarnya Cairan Air Mani (Cairan yang keluar dari Kemaluan Manusia ketika melakukan Hubungan Badan dan Syahwatnya sudah memuncak), Darah Haid dan Darah Nifas (Darah yang keluar selepas melahirkan) serta Jima yakni berhubungan intim baik yang disertai dengan keluarnya Air Mani maupun yang belum mengeluarkannya.

Adapun terdapat Sabda Nabi Muhammad SAW yang dijelaskan didalam Hadist Shahih Riwayat Bukhari berbunyi : ” Allah tidak akan menerima Sholat salah seorang dari kalian, jika dia Berhadats sampai dia berwudhu (Hadist Riwayat Bukhari nomor 135) ”.

Sehingga jika kalian sudah melakukan Wudhu dan tanpa sengaja ataupun tidak sengaja mengeluarkan apa apa yang termasuk kedalam Hadast Kecil dan Hadast Besar maka Wudhu nya batal, dan harus Berwudhu kembali. Namun perlu diberitahukan bahwa jika kalian mengeluarkan apa apa yang termasuk kedalam Hadast Besar maka kalian harus melakukan Mandi Wajib (Mandi Besar) terlebih dahulu untuk mensucikan diri, baru kemudian Berwudhu untuk mengerjakan Sholat.

2. Hilang Akal Kesadarannya

Lalu Hal Yang Membatalkan Wudhu Kedua adalah hilangnya akal kesadarannya baik dikarenakan Kegilaan, Mabuk, Pingsan dan tertidur sampai hilangnya kesadarannya baik secara sengaja maupun tidak sengaja hingga terlelap sampai tidak sadarkan diri (hilang akalnya). Dari Ali Ra berkata bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang berbunyi : ” Mata adalah pengawas Dubur – Dubur sehingga barangsiapa yang tidur nyenyak maka hendaklah Berwudhu (Hadist Shahih Ibnu Majah) ”.

Oleh karena itu jika kalian sudah Berwudhu tetapi tertidur baik sengaja ataupun tidak maka kalian hendaklah Berwudhu kembali karena anda tidak mengetahui apakah Dubur – Dubur kalian mengeluarkan sesuatu atau tidak. Begitu pula jika kalian Pingsan maka hendaklah melakukan Wudhu kembali jika akan mengerjakan Sholat Lima Waktu dan Sholat Sunnah.

3. Besentuhan Antara Kulit Pria dan Wanita

Perkara Yang Membatalkan Wudhu Dalam Sholat selanjutnya ialah bersentuhannya Kulit Antara Laki – Laki dengan Perempuan yang tidak Muhrim secara langsung yang tanpa penghalang apapun antara kulit tersebut. Menurut Mazhab Imam Syafi’i jika kalian sudah Berwudhu dan memegang ataupun bersentuhan Kulit lain jenis (Laki – Laki / Perempuan) yang bukan Muhrim nya secara langsung, tanpa penghalang maka Wudhu nya batal dan harus melakukan Wudhu kembali sebelum melakukan Sholat.

Namun jika kalian bersentuhan dengan Kulit seseorang yang masih kecil (Belum Dewasa) dan tidak menimbulkan Nafsu Syahwat maka dibolehkan dan tidak batal Wudhunya. Sedang untuk pengertian Muhrim didalam Islam sendiri ialah Orang yang diharamkan untuk dinikahi seperti Ayah, Ibu, Kakak, Adik dan Sebagainya.

4. Memegang dan Menyentuh Kemaluan

Hal Yang Membatalkan Wudhu selanjutnya ialah memegang ataupun menyentuh Kemaluan baik itu Kemaluan Sendiri maupun Kemaluan Orang Lain, namun terdapat Syaratnya yakni jika menyentuhnya menggunakan Bagian Telapak Tangan bagian Dalam (Bagian Dalam Dari Jari – Jari yang tidak dialasi).

Oleh sebab itu jika kalian menyentuh atau Memegang Kemaluan menggunakan Telapak Tangan Bagian Dalam, maka Wudhu kalian sudah Batal dan harus melakukan Wudhu kembali sebelum melakukan Sholat Lima Waktu. Terdapat Hadist Shahih Riwayat Abu Daud bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang berbunyi : ” Barang siapa yg memegang Kemaluannya, maka hendaklah ia Berwudhu (HR. Abu Daud) ”.

5. Setelah Makan Daging Unta

Setelah Memakan Daging Unta juga merupakan salah satu Hal Yang Dapat Membatalkan Wudhu kalian dan dalam hal ini telah diterangkan didalam Sabda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam berbunyi : ” Berwudhulah jika kalian memakan Daging Unta, namun jangan Berwudhu lagi jika memakan Daging Kambing (Hadist Shahih Riwayat Abu Daud) ”.

Lalu didalam Hadist Riwayat Muslim menerangkan bahwa dari Jabir Bin Samurah Ra bahwa ada seorang Sahabat bertanya kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tentang harus berwudhu kembali karena memakan Daging Kambing, lalu Nabi Muhammad SAW menjawab : ” Jika dirimu mau, silakan Berwudhu namun jika tidak maka jangan Berwudhu lagi. Dan seorang Sahabat kembali bertanya bahwa apakah harus berwudhu kembali jika memakan Daging Unta. Nabi Muhammad SAW menjawab : ” Ya berwudhulah jika kalian telah selesai memakan Daging Unta (HR. Muslim) ”.

Incoming search terms:

  • ayat alquran yang membahas tentang yang membatal kan wudhu
  • yang tidak membatalkan wudhu menurut al- qur an & hadits
Hal Yang Membatalkan Wudhu Menurut Al Qur’an dan Hadist | materiislam | 4.5