6 Kewajiban Istri Kepada Suami Paling Utama Dalam Islam

Kewajiban Istri Kepada Suami – Didalam suatu Rumah Tangga Umat Muslim, baik Suami dan Istri itu mempunyai tugas, hak dan kewajiban satu sama lain seperti contohnya bahwa Kewajiban Sang Suami adalah sebagai Pemimpin dalam Keluarganya sehingga Suami telah berkewajiban untuk menjaga, melindungi dan menafkahi Istri dan Anak – Anak mereka dengan layak, baik itu menafkahi dalam bentuk memenuhi Kebutuhan Pakaian, Minuman, Makanan dan Tempat tinggal untuk Keluarganya. Sedangkan untuk Kewajiban Seorang Istri Pada Suaminya pun sangat penting dan tidak boleh dilupakan oleh Setiap Muslimah yang sudah berumah tangga.

Hal tersebut dikarenakan Seorang Suami merupakan Surga atau Neraka bagi Seorang Istri Muslimah, Ridho Suami menjadi Ridhonya Allah dan Seorang Istri jika tidak taat serta tidak dapat Ridho Suaminya maka bisa dikatakan bahwa Wanita tersebut Durhaka. Terdapat Hadits Shahih Riwayat Ibnu Hibban bahwa dari Abu Hurairah Ra, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda : ” Jika Seorang Wanita mengerjakan Sholat Lima Waktu-nya, menunaikan Puasa di Bulan-nya, menjaga Kemaluan-nya, dan menaati Suami-nya, maka Dia akan masuk ke dlm Surga dari Pintu mana saja yg dia kehendaki (Hadits Riwayat Hibban) ”.

Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda bahwa Beliau melihat Wanita merupakan Penghuni Neraka terbanyak. Lalu Seorang Wanita bertanya kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, mengapa demikian ?. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam pun menjawabnya bahwa diantaranya karena Wanita banyak yg Durhaka kepada Suaminya (HR. Bukhari dan Muslim) ”. Selain itu Nabi Muhammad SAW bersabda : ” Urusan pertama yg ditanyakan kepada Istri di Hari Kiamat kelak adlh mengenai Sholat-nya, dan mengenai Urusan Suami-nya (apakah dia menjalankan Kewajiban Istri Terhadap Suami nya) ”.

6 Kewajiban Istri Kepada Suami Paling Utama Menurut Hadits

kewajiban istri kepada suami dalam hadits islam

Dengan melihat Hadits – Hadits Shahih diatas maka sudah bisa disimpulkan bahwa didalam Ajaran Islam Seorang Istri benar – benar harus menjalankan apa yang sudah menjadi kewajiban mereka (seorang Istri) terhadap Suami nya. Untuk itu di kesempatan ini Penulis akan mencoba memberikan informasi mengenai Kewajiban dan Tugas Istri Terhadap Suami nya Menurut Ajaran Islam dan Hadits Nabi yang Shahih, karena tidak bisa dipungkiri bahwa pembahasan ini tentunya masih begitu penting bagi setiap Muslimah (Perempuan Muslim) baik yang belum Menikah dan yang sudah Menikah.

1. Taat dan Patuh Terhadap Suami

Langsung saja untuk pembahasan mengenai Sikap Istri Terhadap Suami yang pertama adalah taat dan patuh terhadap perintah suaminya, dengan catatan bahwa apa yang telah diperintahkan Suami terhadap Istrinya tidak Negatif dan tidak menjadikan Dosa, seperti contohnya Suami memerintahkan Istrinya untuk meninggalkan Shalat Wajib, memerintahkan untuk tidak berhijab, bersetubuh saat sedang Haid dan lain lain maka perintah tersebut tidak boleh di taati oleh Seorang Istri.

Kemudian balasan untuk Seorang Istri yang taat dan patuh terhadap Suaminya akan di masukkan kedalam Surga. Hal ini seperti dijelaskan didalam Hadits Shahih Riwayat Ibnu Hibban, dari Abu Hurairah Ra bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda : ” Jika Seorang Wanita mengerjakan Sholat Lima Waktu-nya, menunaikan Puasa di Bulan-nya, menjaga Kemaluan-nya, dan menaati Suami-nya, maka Dia akan masuk ke dlm Surga dari Pintu mana saja yg dia kehendaki (Hadits Riwayat Hibban) ”.

2. Berbakti Terhadap Suaminya

Lalu untuk Kewajiban dan Adab Istri Terhadap Suami Yang Kedua adalah selalu berbakti terhadap Suaminya seperti contohnya selalu menurut terhadap apa yang telah diperintahkan Suaminya, bersungguh – sungguh mengurus Suami, Anak – Anak dan urusan Rumah (tempat tinggal) mereka, menjaga apa yang sudah di Amanahkan oleh Suami terhadap Istrinya baik itu Harga Suami dan Rahasia – Rahasianya.

Nabi Muhammad SAW bersabda : ” Dan Wanita adalah Penanggung Jawab didalam Rumah Suaminya, dan dia akan dimintai pertanggung jawaban (HR. Bukhari dan Muslim) ”. Selain itu terdapat Hadits Shahih lainnya bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : ” Kalau Aku boleh memerintahkan Seseorang untuk Sujud terhadap Orang lain, maka akan Aku perintahkan Istri untuk Sujud terhadap Suaminya, karena Allah sudah menetapkan Hak bagi Para Suami atas para Istri-nya (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi) ”.

3. Jangan Keluar Rumah Tanpa Ijin Suami

Untuk Kewajiban Istri Kepada Suami nya Yang Ketiga adalah jangan keluar rumah dan jangan kemana pun jika tidak di Ijinkan oleh Suaminya sehingga bisa dikatakan bahwa jika kalian ingin Pergi Kemana pun harus dengan Ijin Suami kalian, begitu pula dengan Seorang Istri yang ingin Bekerja maka harus mendapatkan Ijin oleh Suaminya. Didalam Ajaran Islam jika Seorang Istri Keluar Rumah dan Pergi Kemana Pun tanpa Ijin Suami maka itu salah satu bentuk Pembangkangan Seorang Istri terhadap Suaminya.

Namun dalam Konteks (Pandangan) ini Seorang Suami harus bersikap Dewasa dan Bijak, maksudnya disini bahwa Seorang Suami tidak boleh terlalu Posesif dan Protektif terhadap Istri mereka karena di jaman sekarang Seorang Istri pastinya mempunyai suatu urusan dan kebutuhan yang harus keluar Kerumah seperti menjenguk Orang Sakit, Bekerja, Bersilahturahmi ke Keluarga Mereka dan lain lain sehingga jika batasan nya masih Normal dan tidak menimbulkan Dosa maka Seorang Suami harus memberikan Ijin kepada Istrinya.

4. Jangan Memasukan Orang Lain Tanpa Ijin Suami

Lalu untuk Kewajiban Seorang Istri Terhadap Suami nya Yang Keempat adalah jangan pernah memasukkan Orang Lain tanpa yang tek dikenal kedalam Rumah, tanpa Ijin dari Suami mereka. Hal tersebut dikarenakan Seorang Suami adalah Kepala Keluarga sehingga Perintah Suami yang baik itu wajib ditaati oleh Istri, dan Istri wajib meminta ijin kepada Suami dalam segala hal seperti salah satu contohnya meminta ijin ketika akan keluar rumah dan jangan pernah mengijinkan Orang Lain masuk kedalam Rumah tanpa Ijin Suami.

Hal ini telah dijelaskan didalam Hadits Shahih Riwayat Muslim, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda yang berbunyi : ” Hak Para Suami atas mereka (Para Istri) ialah mereka tidak boleh memasukkan Seorang pun yg tidak kalian Sukai (Ijinkan) ke Rumah kalian. Jika mereka melakukannya, maka pukul lah mereka dg pukulan yg tidak menimbulkan bekas (Hadits Riwayat Muslim, No : 1218) ”.

5. Taatlah Pada Suami Saat di Ranjang

Untuk Kewajiban Istri Kepada Suami nya yang kelima adalah Taat dan Patut terhadap Suami ketika di Ranjang. Perlu kalian ketahui bahwa Pemenuhan Kebutuhan Biologis (Urusan Ranjang) itu salah satu Ibadah dan Sunnah Rasul sehingga jika kalian dalam kondisi sehat dan tanpa halangan (tidak ada Uzur) maka Seorang Istri dan Seorang Suami wajib memenuhi kebutuhan biologis masing – masing Pasangannya, baik Suami dan Istri.

Terdapat Hadits Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah Ra bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda yang berbunyi : ” Jika Seorang Suami mengajak Istri nya ke Ranjang, lantas si Istri enggan memenuhi-nya maka Malaikat akan melaknatnya sampai Waktu Subuh (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim) ”. Oleh karena itu jika Suami kalian meminta untuk Berhubungan Badan, tetapi kalian (Seorang Istri) sedang Sakit, Capek, Nifas maupun sedang Haid maka bicarakanlah untuk menolak secara baik – baik dengan Suami.

6. Tidak Puasa Sunnah Tanpa Ijin Suami

Lalu untuk Kewajiban Istri Kepada Suami Yang Ke Enam adalah tidak melakukan Puasa Sunnah tanpa Ijin dari Suami, memang Puasa Sunnah itu adalah Ibadah tetapi jika Seorang Istri yang melakukan Puasa Sunnah tetapi tanpa Ijin Suami maka artinya dia telah melalaikan Hak Suami yang menjadi Kewajiban Istri karena ketika Seseorang Berpuasa maka kondisi Tubuh dan Badannya akan lebih lemah.

Sehingga Seorang Istri akan terganggu dalam menaati apa yang sudah menjadi kewajiban mereka terhadap Suaminya. Dalam hal ini terdapat Hadits Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda yang berbunyi : ” Tidak halal bagi Istri Berpuasa Sunnah dlm keadaan Suami -nya ada dirumah, kecuali dengan Ijin Sang Suami (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim) ”.

Demikianlah ulasan mengenai Kewajiban Istri Kepada Suami Paling Utama Menurut Hadits Nabi yang shahih, dan semoga apa yang sudah dijelaskan ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian para pembaca, khususnya para Pembaca Perempuan Muslim yang sudah Menikah maupun yang belum Menikah. Namun sebagai tambahan informasi saja bahwa Penulis juga telah memberikan ulasan mengenai Bacaan Doa Sehari – Hari Untuk Anak Muslim yang bisa kalian baca dan pahami, yang nantinya bisa menjadi suatu Referensi kalian (Orang Tua) terhadap Anak – Anaknya.

6 Kewajiban Istri Kepada Suami Paling Utama Dalam Islam | materiislam | 4.5