Tata Cara, Waktu, Doa dan Niat Sholat Dhuha Terlengkap

Tata Cara Sholat Dhuha dan Niat Sholat Dhuha – Pembahasan mengenai Shalat Dhuha didalam Ajaran Islam adalah salah satu Sholat Sunnah Dua Raka’at yang bisa dilakukan oleh setiap Muslim – Muslimah di waktu pagi hari sampai masuknya Waktu Sholat Wajib Dhuhur (Siang Hari). Dan sudah tentu bahwa didalam Hukum Menunaikan Sholat Dhuha ini adalah Sunnah, namun walaupun Shalat Dhuha itu Sholat Sunnah tetapi didalamnya sudah banyak sekali Keistimewaan dan Keutamaan Sholat Dhuha yang bisa kalian dapatkan ketika mengerjakan Sholat Sunnah ini di Pagi Hari.

Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam juga pernah memerintahkan kita sebagai Umat nya (Seorang Mukmin) untuk mengerjakan Sholat Sunnah Dhuha Dua Raka’at ini. Hal tersebut seperti dijelaskan didalam Hadits Shahih Riwayat Muslim, dari Abi Zar mengatakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda: ” Setiap Pagi terdapat Kewajiban untuk Bersedekah bagi tiap2 persendian (Ruas). Disetiap Dzikir Tasbih itu Sedekah, disetiap Tahlil itu Sedekah, Disetiap Takbir itu Sedekah, Disetiap Dzikir Tahmid itu Sedekah.

Begitu juga Amar Ma’ruh (Mengajak kepada Ketaatan) dan Nahi Mungkar (Melarang dari Kemungkaran) itu juga suatu Sedekah. Namun ini semua bisa dicukupi atau diganti dengan mengerjakan Sholat Dhuha sebanyak Dua Raka’at (Hadits Riwayat Muslim, No : 720) ”. Lalu didalam Hadits Shahih yg lain menuliskan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda yg berbunyi : ” Manusia itu mempunyai 360 Persendian. Disetiap Persendian itu mempunyai kewajiban untuk Bersedekah. ” Para Sahabat pun bertanya : lalu siapa yg bisa bersedekah dg seluruh persendian-nya wahai Rasulullah ? ”,

Lalu Nabi Muhammad SAW mengatakan, ” Menanam bekas ludah di Masjid atau menyingkirkan gangguan dari Jalanan itu juga termasuk Sedekah. Namun jika km tidak bisa mengerjakan seperti itu, maka cukup mengerjakan Sholat Dhuha Dua Raka’at (Hadits Riwayat Ahmad dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa Hadist tersebut Shahih Ligoirohi) ”. Oleh karena itu dengan melihat Hadits Shahih diatas, maka sudah bisa disimpulkan bahwa Sholat Sunnah Dhuha memang sangat istimewa sehingga Sholat Dhuha ini sangat dianjurkan sekali untuk dikerjakan oleh kalian setiap Muslim – Muslimah, dan dibawah ini telah saya buatkan Tata Cara Sholat Sunnah Dhuha dan Niat Sholat Sunnah Dhuha secara lebih dalam dan detail kepada kalian para Pembaca Muslim.

tata cara dan niat sholat dhuha di pagi hari

Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Raka’at Lengkap

bacaan niat sholat dhuha dan terjemahan lengkap

Bacaan Niat Mengerjakan Sholat Dhuha dan Terjemahan Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Bahasa Indonesia diatas, semoga dapat memudahkan kalian dalam membaca dan menghafalkannya karena yang mesti kalian ketahui bahwa memiliki dan membaca niat menunaikan sholat dhuha sebelum mengerjakan Sholat baik itu Sholat Wajib maupun Sholat Sunnah, merupakan termasuk kedalam Syarat Sah Mengerjakan Sholat.

Terdapat Hadits Shahih diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda : ” Amal Ibadah itu tergantung kepada Niatnya, dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan Niatnya… (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim) ”. Oleh karena itu ada baiknya jika kalian membaca Niat Sholat Dhuha baik secara lirih maupun membaca Niat Shalat Dhuha yang dibacakan didalam hati, ketika akan mengerjakan Sholat Sunnah Dhuha Dua Raka’at di Pagi Hari.

Tata Cara Sholat Dhuha 2 Raka’at Lengkap

Didalam Tata Cara Mengerjakan Sholat Dhuha Dua Raka’at ini sangatlah mudah dan gampang karena masih sama seperti mengerjakan Sholat Sunnah Dua Raka’at yang lainnya, baik itu didalam Urutan Gerakan Sholat dan Bacaan Doa Gerakan Sholatnya. Hanya saja perbedaannya terletak didalam Bacaan Niat Sholat Dhuha dan didalam Waktu Mengerjakan Sholat Dhuha itu sendiri, karena untuk Sholat Sunnah Dhuha ini dikerjakan di Pagi Hari dan Batas Waktu Shalat Dhuha ini sampai masuknya Waktu Sholat Wajib Dzuhur.

Lalu untuk Tata Cara Sholat Sunnah Dhuha Dua Raka’at di Pagi Hari antara lain diawali membaca Niat Sholat Dhuha dan dilanjutkan Gerakan Sholat Takbiratul Ikhram (Allahu Akbar), setelah itu dilanjutkan membaca Doa Iftitah dan dilanjut membaca Surat Al Fatihah yg diteruskan dg membaca Suratan Al Qur’an di Raka’at Pertama, baik itu Suratan Pendek maupun Suratan Panjang. Setelah itu diteruskan dg Gerakan Sholat Ruku dan membaca Bacaan Doanya, dilanjut dg Gerakan Sholat Itidal dan membaca Bacaan Doanya, dilanjut Gerakan Sholat Sujud Pertama dan membaca doanya, dilanjut Gerakan Duduk diantara 2 Sujud dan dilanjut dg Gerakan Sholat Sujud Kedua dan membaca Doanya, setelah itu kembali Berdiri lagi untuk mengerjakan Shalat Dhuha Pada Raka’at Kedua.

Kemudian untuk Tata Cara Sholat Dhuha di Pagi Hari ketika Berdiri Kembali di Raka’at Kedua ini, langsung diteruskan dengan membaca Surat Al Fatihah dan Suratan Al Qur’an (Baik Pendek maupun Panjang). Setelah itu dilanjut lagi dengan Gerakan Sholat Ruku dan membaca Bacaan Doanya, dilanjut Gerakan Sholat Itidal dan membaca Bacaan Doanya, dilanjut Gerakan Sholat Sujud Pertama dan membaca doanya, dilanjut Gerakan Duduk diantara 2 Sujud dan membaca doanya, dilanjut dg Gerakan Sholat Sujud Kedua dan membaca Doanya, dilanjut dg Gerakan Sholat Tahiyat Akhir dan membaca Doa Tahiyat Akhir, diteruskan dengan Gerakan Sholat Salam di Raka’at Kedua (Raka’at Terakhir).

Setelah kalian melakukan Gerakan Sholat Salam di Raka’at Kedua Shalat Dhuha, maka kalian sudah selesai mengerjakan Sholat Sunnah Dhuha Dua Raka’at ini. Lalu sangat dianjurkan sekali kepada kalian untuk membaca Amalan Setelah Sholat Dhuha, seperti membaca Dzikir dan membaca Doa setelah kalian selesai mengerjakan Sholat Sunnah Dhuha Pagi Hari, karena perlu kalian tahu bahwa salah satu Waktu Membaca Doa Yang Baik itu dilakukan setelah selesai mengerjakan Sholat, baik itu Sholat Sunnah dan Sholat Wajib Lima Waktu.

Bacaan Dzikir Setelah Sholat Dhuha Lengkap

.Bacaan Dzikir Pendek Setelah Sholat Dhuha Lengkap

Bacaan Dzikir dan Wirid Sesudah Sholat Dhuha Yang Pendek diatas bisa kalian bacakan dan amalkan ketika kalian sudah selesai mengerjakan Sholat Dhuha Dua Raka’at di Pagi Hari. Dan ditekankan sekali lagi disini bahwa sangat dianjurkan kepada kalian untuk membaca Dzikir Setelah Shalat Dhuha karena selain Keutamaan Membaca Dzikir yang banyak, Berdzikir Setelah Sholat juga sudah diperintahkan oleh Allah SWT untuk dilakukan bagi Orang – Orang Yg Beriman.

Firman Allah SWT didalam Al Qur’an Surat Al Jumuah Ayat 10 berbunyi : ” Apabila sudah mengerjakan Sholat, maka bertebaranlah km di Muka Bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak2 agar km beruntung (QS. Al Jumu’ah Ayat : 10) ”. Dan Firman Allah SWT didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 152 berbunyi : ” Karena itu, ingatlah km kepadaku niscaya Aku ingat pula kpd mu, dan bersyukurlah kpdku, dan janganlah km mengingkari nikmat ku (QS. Al-Baqarah Ayat : 152) ”.

Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha Lengkap

bacaan doa setelah sholat dhuha dan terjemahan lengkap bacaan doa sesudah sholat dhuha dan terjemahan bahasa indonesia

Bacaan Doa Sesudah Sholat Dhuha dan Terjemahan Lengkap diatas bisa kalian amalkan dan bacakan setelah kalian selesai mengerjakan Sholat Sunnah Dhuha Dua Raka’at dan setelah selesai membaca Dzikir Sholat Dhuha. Dan tentunya jika kalian tidak hafal akan Bacaan Doa Sholat Dhuha tersebut, maka km boleh membaca Doa – Doa Setelah Shalat Dhuha yang lainnya. Namun disarankan kamu membaca dan memohon doa supaya dilancarkan rezeki dan diberikan rezeki yang banyak kepada Allah SWT, karena salah satu Keutamaan Sholat Sunnah Dhuha Pagi Hari ini adalah dapat melancarkan suatu Rezeki.

Berapakah Jumlah Rakaat Sholat Dhuha

Setelah dibahas tentang Cara dan Niat Sholat Dhuha, sekarang saatnya membahas Jumlah Raka’at Shalat Dhuha karena untuk Jumlah Raka’at Sholat Dhuha Minimal bisa dikerjakan sebanyak 2 Raka’at dan Maksimal Jumlah Raka’at Sholat Dhuha sebanyak 12 Raka’at, dengan begitu maka kalian bisa mengerjakan Sholat Dhuha 2 Raka’at ataupun mengerjakan dengan 4 Raka’at maupun lebih. Namun perlu ditekankan sekali lagi disini bahwa Sholat Sunnah Dhuha Pagi Hari ini dilakukan masing – masing 2 Raka’at dg 1 Salam, sehingga jika kalian akan mengerjakan Sholat Dhuha 4 Raka’at maka dikerjakan sebanyak 2 kali dan jika akan mengerjakan Sholat Dhuha 12 Raka’at maka dilakukan sebanyak 6 kali.

Namun jika melihat Hadits Shahih Muslim dibawah ini maka Sholat Dhuha ini cukup dikerjakan sebanyak 2 Raka’at saja. Dari Abi Zar mengatakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam bersabda: ” Setiap Pagi terdapat Kewajiban untuk Bersedekah bagi tiap2 persendian (Ruas). Disetiap Dzikir Tasbih itu Sedekah, disetiap Tahlil itu Sedekah, Disetiap Takbir itu Sedekah, Disetiap Dzikir Tahmid itu Sedekah.Begitu juga Amar Ma’ruh (Mengajak kepada Ketaatan) dan Nahi Mungkar (Melarang dari Kemungkaran) itu juga suatu Sedekah. Namun ini semua bisa dicukupi atau diganti dengan mengerjakan Sholat Dhuha sebanyak Dua Raka’at (Hadits Riwayat Muslim, No : 720) ”

Waktu Sholat Dhuha Yang Terbaik

Sedangkan Waktu Sholat Sunnah Dhuha ini dilakukan di Pagi Hari yaitu ketika masuk waktu sholat dhuha, yang dimulai ketika Matahari Mulai Naik Kurang Lebih 7 Hasta Sejak Terbitnya Matahari sampai ketika masuk Waktu Sholat Dzuhur. Dan bisa dikatakan bahwa Awal Waktu Sholat Dhuha ini dimulai kira – kira sekitar jam 07.00 pagi sampai masuk waktu sholat dhuhur (siang hari) sehingga kalian bisa mengerjakan Sholat Sunnah Dhuha ini di waktu – waktu tersebut.

Namun yg mesti diberitahukan disini kepada kalian, bahwa di Waktu Pagi Hari terdapat Waktu Yang Dilarang Untuk Mengerjakan Sholat Sunnah yakni di Waktu Ketika Matahari Mulai Terbit sampai Matahari Meninggi dan Yang Kedua ialah Waktu dimana ketika memasuki Waktu Sholat Dhuhur (Siang Hari). Terdapat Hadits Shahih Riwayat Nasa’i bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda yang berbunyi : ” Pada saat Matahari Terbit itu di ikuti Setan. Pada Waktu Mulai Terbit, Matahari berada dekat dg Setan, dan pada saat Matahari Mulai Meninggi, maka Matahari akan berpisah dari Setan.

Lalu Pada Saat Matahari berada tepat di Tengah – Tengah Langit (Siang Hari), maka Matahari kembali dekat dg Setan dan Ketika telah Condong ke Arah Barat, maka Matahari akan berpisah dari Setan… (Hadits Riwayat Nasa’i). Lalu di dalam Hadits Riwayat Muslim, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : ” Tunaikanlah Sholat Subuh, dan tinggalkan Sholat sampai Matahari Terbit sampai Matahari Meninggi. Karena ketika Matahari Terbit, dia terbit diantara 2 Tanduk Setan dan disaat itu Orang Kafir sd Bersujud (Hadits Riwayat Muslim, no 832) ”.

Oleh karena itu dengan melihat Hadits Shahih diatas maka sudah bisa disimpulkan bahwa kalian tidak boleh mengerjakan Sholat Dhuha di Waktu Dilarang Mengerjakan Sholat Sunnah yang telah dijelaskan diatas tersebut. Dan Kapan Waktu Terbaik Mengerjakan Sholat Sunnah Dhuha ini, maka jawabannya ialah ketika Matahari sudah mulai Meninggi (Sudah Mulai Semakin Panas) yakni sekitar Jam 08.00 Pagi sampai 10.00 Pagi. Penjelasan Waktu Terbaik Sholat Dhuha ini seperti dijelaskan oleh Sabda Nabi Muhammad SAW berbunyi : ” Waktu terbaik didalam Sholat Awwabin (Sholat Dhuha) ini adalah ketika Anak Unta sudah bangun karena merasakan Panas Teriknya Matahari (Hadits Shahih Muslim, no 748) ”.

Keutamaan Sholat Dhuha Menurut Hadits

Keutamaan Mengerjakan Sholat Dhuha Yang Pertama adalah akan mendapatkan Pahala Sholat Sunnah yang banyak karena sekali lagi Sholat Dhuha ini merupakan salah satu Sholat Sunnah yang bisa kalian kerjakan sebagai Ibadah Tambahan bagimu, selain itu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam juga sdh memerintahkan dan mengerjakan Sholat Sunnah Dhuha ini. Seperti dijelaskan oleh Hadits Riwayat Muslim, dari Aisyah Ra bahwa dia berkata : ” Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam Sholat Dhuha sebanyak 4 Raka’at, kadang beliau juga menambah sesuai dengan keinginannya (HR. Muslim No 1176) ”.

Keistimewaan Mengerjakan Sholat Dhuha selanjutnya adalah dapat sebagai pengganti Sedekah dari Persendian karena Manusia itu mempunyai 360 Persendian dan Persendian itu diharuskan Bersedekah, dan itu semua bisa diganti dg mengerjakan Sholat Dhuha Dua Raka’at. Nabi Muhammad SAW bersabda : ”¬†Setiap Pagi terdapat Kewajiban untuk Bersedekah bagi tiap2 persendian (Ruas). Disetiap Dzikir Tasbih itu Sedekah, disetiap Tahlil itu Sedekah, Disetiap Takbir itu Sedekah, Disetiap Dzikir Tahmid itu Sedekah. Begitu juga Amar Ma’ruh dan Nahi Mungkar itu juga suatu Sedekah. Namun ini semua bisa dicukupi atau diganti dengan mengerjakan Sholat Dhuha sebanyak Dua Raka’at (HR. Muslim, 720) ”.

Untuk Keutamaan Sholat Dhuha Menurut Hadits selanjutnya adalah dapat melapangan dan melancarkan Rezeki. Hal tersebut seperti dijelaskan didalam Hadits Shahih Ahmad dan Abu Daud bahwa dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Nabi Muhammad¬†Shallallahu alaihi wasallam bersabda yg berbunyi : ” Allah Ta’ala berfirman : Wahai Anak Adam, janganlah sekali – kali Km malas mengerjakan Sholat Dhuha Empat Raka’at, karena dengan Sholat Dhuha itu, Aku cukupkan kebutuhan km pada sore harinya (Hadits Riwayat Ahmad dan Abu Daud) ”. Selain itu Keutamaan Melaksanakan Sholat Dhuha lainnya adalah termasuk Sholatnya Awwabin yakni Sholatnya Orang yg kembali Taat.

Itulah Keutamaan – Keutamaan Sholat Sunnah Dhuha yang bisa kalian dapatkan jika kalian mengerjakan Sholat Dhuha di Pagi Hari disetiap harinya sehingga bisa disimpulkan bahwa walaupun Sholat Dhuha ini merupakan Sholat Sunnah, tetapi didalamnya sudah terdapat manfaat dan keistimewaan yang banyak. Mungkin hanya seperti itu saja pembahasan mengenai Tata Cara dan Niat Sholat Dhuha, semoga saja pembahasan mengenai Sholat Sunnah Dhuha secara lebih detail dan dalam ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian para Pembaca Muslim karena tidak bisa dipungkiri bahwa Sholat Sunnah Dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang sering di kerjakan oleh Mayoritas Muslim di Indonesia selain Sholat Sunnah Istikharah, Sholat Sunnah Tahajud, Sholat Sunnah Hajat, Sholat Sunnah Witir dan Sholat Sunnah Taubat.

Tata Cara, Waktu, Doa dan Niat Sholat Dhuha Terlengkap | materiislam | 4.5