Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Idul Adha

Puasa Tarwiyah dan Arafah – Pada kesempatan ini, kami akan kembali membahas tentang agama Islam. Dimana pokok pembahasan yang akan kami berikan untuk hari ini adalah Niat Puasa Arafah dan Niat Puasa Tarwiyah. Kedua puasa tersebut termasuk kedalam Puasa Sunnah yang ada dalam agama Islam dan kedua puasa tersebut juga dikerjakan pada saat bulan Dzulhijjah dalam penanggalan Islam. Sehingga kedua puasa sunnah tersebut memiliki hubungan erat dengan ibadah kurban.

Sedangkan ibadah kurban atau Qurbani memiliki arti secara umum hewan sembelihan. Didalam agama Islam, ibadah kurban dilakukan pada saat bulan Dzulhijjah yang dimulai pada tanggal 10 Dzulhijjah atau bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Sejarah Kurban sendiri berdasarkan sebuah peristiwa Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya yaitu Nabi Ismail AS. Kemudian tertepatan juga dengan peristiwa Habil dan Qabil yang merupakan putra Nabi Adam.

Sama seperti Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Kurban juga didahului dengan mengerjakan ibadah puasa. Hanya saja, puasa qurban itu sendiri hukumnya tidak wajib atau sunnah. Akan tetapi, puasa sunnah yang diutamakan. Biasanya umat Islam mengerjakan puasa qurban selama dua hari sebelum merayakan Hari Raya Idul Adha, yaitu pada hari ke delapan atau Hari Arafah dan hari ke sembilan atau Hari Tarwiyah dan pada hari 10 barulah umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha pada hari ke sepuluh bulan Dzulhijjah.

Untuk anda yang sekiranya ingin mengerjakan puasa qurban akan tetapi anda belum mengetahui bagaimana bacaan niat puasa qurban itu sendiri, maka ada baiknya apabila anda melihat pembahasan yang akan kami berikan untuk hari ini secara lengkap. Karena pada kesempatan ini kami akan membahas tentang Niat Puasa Qurban atau Niat Puasa Arafah dan Niat Puasa Tarwiyah. Adapun untuk anda yang ingin mengetahui pembahasannya secara lengkap, maka anda bisa langsung melihat pembahasannya dibawah ini.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Idul Adha

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Idul Adha

Niat Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah

Hari Tarwiyah artinya adalah hari ke depalan dalam bulan Dzulhijjah pada kalender Islam. Pada hari tarwiyah terdapat sebuah peristiwa bersejarah dalam Islam yaitu sebuah peristiwa yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya yaitu Nabi Ismail AS. Pada hari ke delapan bulan Dzulhijjah atau Hari Tarwiyah, Nabi Ibrahim AS merenung dan berpikir yang dalam bahasa Arab “rawwa-yurawwi-tarwiyah” mengenai perintah untuk menyembelih putra kesayangannya.

Pada hari tarwiyah juga merupakan salah satu hari terbesar didalam pelaksanaan ibadah Haji, dimana pada saat hari tersebut jamaah Haji mengulang kembali apa yang dahulu pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Dimana pada hari tersebut, seluruh jamaah Haji pergi menuju ke Mina yang menghabiskan waktu selama Sholat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya sampai dengan waktu Sholat Subuh. Kemudian dilanjutkan kembali menuju Arafah sebelum terbenamnya matahari.

Adapun untuk Niat Puasa Tarwiyah itu sendiri adalah sebagai berikut.

نويت صوم التروية سنة لله تعالى

“Nawaitu shauma al tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala” Artinya: “Saya niat berpuasa sunah Tarwiyah karena Allah SWT.”
Artinya: “Saya niat berpuasa sunah Tarwiyah karena Allah SWT.”

Sedangkan bagi anda yang tidak sempat membaca niat puasa tarwiyah sebelum waktu imsak atau masuknya waktu sholat subuh, akan tetapi anda masih belum memakan dan meminum apapun dan tetap ingin menjalankan ibadah puasa tarwiyah. Maka anda dapat membaca niat puasa tarwiyah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التروية لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Tarwiyah lillahi ta’ala.”
Artinya: “Saya berniat puasa sunah Tarwiyah pada hari ini karena Allah SWT.”

Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah

Pengertian Puasa Arafah sendiri ialah puasa pada saat hari Arafah yang bertepatan pada hari ke sembilan pada bulan Dzulhijjah. Dimana puasa sunnah yang satu ini sangat dianjurkan bagi seluruh umat Muslim yang tidak pergi melaksanakan Ibadah Haji. Dimana terdapat sebuah hadits riwayat Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang puasa Arafah yang bunyinya sebagai berikut.

Dari Abu Qatadah Al-Anshariy yang mengatakan:”Sesungguhnya Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai keutamaan puasa pada hari Arafah? Kemudian Beliau menjawab, “Menghapus kesalahan tahun yang lalu dan yang sesudahnya.” (HR. Muslim)

Hari Arafah juga menjadi salah satu hari yang istimewah, karena pada saat hari itu Allah SWT membanggakan hamba-hamba-Nya yang berkumpul di Arafah kepada para Malaikat. Pada hari Arafah juga menjadi waktu untuk para jamaah Haji mengerjakan wukuf di Arafah yang dimulai pada saat matahari terbenam atau waktu Dzuhur pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai dengan terbitnya matahari pada tanggal 10 Dzulhijjah.

Adapun Niat Puasa Arafah itu sendiri adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘ala.”
Artinya: Aku berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah SWT.

Sedangkan untuk anda yang tidak sempat membaca niat puasa arafah pada malam hari atau sebelum masuknya waktu imsak, maka anda dapat membaca niat puasa arafah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta’ala.”
Artinya: Saya berniat puasa sunnah Arafah pada hari ini karena Allah SWT.

Demikian itu sedikit pembahasan tentang Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah yang sekiranya kami dapat berikan untuk anda-anda sekalian semuanya hari ini, kami berharap pembahasan yang baru saja kami berikan diatas tadi dapat memberikan banyak-banyak manfaat untuk anda. Adapun untuk anda yang sekiranya merasa ingin mengetahui kembali beberapa pembahasan lainnya yang masih belum anda ketahui, maka silahkan bagi anda untuk kembali melihat-lihat pembahasan yang sudah pernah kami berikan sebelumnya.

Dimana salah satu pembahasan yang sudah pernah kami berikan sebelumnya ialah Bacaan Sujud Sahwi, barang kali saja ada diantara anda yang sedang mencari bagaimana bacaan dari sujud sahwi itu. Maka dari itu tidak ada salahnya apabila anda melihat kembali pembahasan yang sudah pernah kami berikan sebelumnya. Sedangkan untuk anda yang merasa sudah mengetahui akan pembahasan tersebut, maka anda dapat menunggu update pembahasan terbaru yang akan terus coba kami berikan untuk setiap harinya.

loading...