3 Syarat Wajib Shalat Fardhu Paling Utama Sesuai Hadits

Syarat Wajib Shalat Fardhu – Setelah dipertemuan sebelumnya telah membahas lengkap tentang Rukun Dalam Shalat dan Syarat Sah Shalat maka sekarang tiba saatnya bagi Penulis untuk memberikan informasi kepada kalian Para Pembaca Muslim di Laman Materi Islam ini tentang Syarat – Syarat Wajib Mengerjakan Shalat Fardhu sesuai Hadits. Dan langsung saja didalam Pengertian Syarat Wajib Shalat Fardhu adalah ketentuan (perbuatan) yang harus dipenuhi oleh Setiap Muslim – Muslimah sebelum mereka melakukan Ibadah Shalat Wajib dan jika salah satu Syarat Wajib Sholat Wajib tersebut tidak dipenuhi (tidak ada) maka Ibadah Shalatnya tidak sah.

Oleh karena itu kalian sebagai Seorang Muslim – Muslimah harus benar – benar memahami dan mengetahui apa yang telah menjadi Syarat Wajib Mengerjakan Sholat Fardhu karena jika kalian tidak memenuhi salah satu Syarat Wajib tersebut maka Shalat Wajib Lima Waktu yang dikerjakan oleh kalian tidaklah Sah, malahan tidak diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Fardhu jika Seorang Manusia tidak memenuhi Syarat Wajib Sholat Wajib ini. Adapun didalam Shalat Fardhu Lima Waktu tersebut terdiri dari Shalat Subuh Dua Rakaat, Shalat Dzuhur Empat Rakaat, Shalat Ashar Empat Rakaat, Shalat Wajib Tiga Rakaat dan Shalat Isya Empat Rakaat.

Sedangkan Hukum Mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu bagi Setiap Muslim yg sudah memenuhi Ketentuan, Syarat dan Rukun Shalat adalah Fardhu Ain yakni wajib dan harus dikerjakan oleh Setiap Muslim karena jika tidak maka akan mendapatkan Dosa Besar Bagi Setiap Muslim yg meninggalkan dan tidak mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu ini. Dan hal ini bisa kalian lihat salah satu Dalil tentang Perintah Mengerjakan Shalat yg ada di dalam Al Qur’an Surat Al-Baqarah bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala Berfirman: ” Dan dirikanlah Sholat, tunaikanlah Zakat dan Ruku lah bersama orang-orang yg ruku (QS. Al-Baqarah, Ayat : 43) ”.

3 Syarat – Syarat Wajib Shalat Fardhu dan Penjelasan Lengkap

syarat wajib shalat fardhu dan penjelasan lengkap

Untuk itu dengan melihat salah satu Firman Allah tentang Perintah Mengerjakan Shalat didalam Al Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 43 diatas maka kalian sebagai Pembaca Muslim – Muslimah harus benar – benar menjaga Shalat Wajib Lima Waktu disetiap harinya karena Shalat adalah Tiang Agama dan Ibadah Wajib bagi kalian semua. Oleh karena itu kalian harus benar – benar memahami apa yang sudah menjadi Rukun Shalat, Syarat Sah dan Syarat Wajib Dalam Shalat karena perkara ini sangatlah penting, karena salah satu saja kalian tidak memenuhi Ketentuan Shalat Wajib tersebut maka Shalat Wajib yg dikerjakan tidak Sah atau Batal. Adapun Syarat Wajib Dalam Sholat Fardhu yang harus dipenuhi dan harus ada antara lain :

1. Islam (Beragama Islam)

2. Baligh (Dewasa)

3. Berakal

Penjelasan Syarat Wajib Shalat Fardhu Lengkap

1. Penjelasan Syarat Wajib Menunaikan Shalat Fardhu Yang Pertama adalah Beragama Islam sehingga Setiap Umat Muslim wajib mengerjakan Shalat Wajib, namun Shalat Wajib Lima Waktu ini tidak diwajibkan bagi Orang Yg Bukan Islam (Non Muslim) dan termasuk Orang Yg Murtad (keluar dari Islam). Dalam hal ini bisa kalian lihat didalam Al Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 217 berbunyi : ”….Barangsiapa yg Murtad di Antara km dari Agamanya, lalu ia Mati dalam Kekafiran, maka mereka itulah yg sia2 amalannya di Dunia dan di Akherat, dan mereka itulah penghuni Neraka, mereka kekal di dalamnya (QS. Al-Baqarah, Ayat : 217) ”.

2. Penjelasan Syarat Wajib Melaksanakan Shalat Fardhu Yang Kedua adalah Orang Islam yang sudah Baligh (Dewasa) dan untuk Usia Dewasa bagi Muslim Laki – Laki ditandai dg telah keluarnya Air Mani (Bermimpi Basah), sedangkan untuk Usia Dewasa Muslimah Wanita ditandai dengan keluarnya Darah Haid (Mens). Oleh karena itu Shalat Fardhu tidak diwajibkan bagi Setiap Muslim – Muslimah yang belum Baligh (Dewasa), tetapi Orang Tua Muslim wajib untuk melatih Anak – Anak mereka dari Kecil (Usia Dini) untuk mengenalkan Mereka Agama Islam seperti mengajarkan Shalat dan mengaji.

3. Penjelasan Syarat Wajib Melakukan Shalat Wajib Fardhu Yang Ketiga adalah Berakal yakni Orang yang tidak kehilangan akalnya (tidak gila) sehingga jika Seorang Muslim – Muslimah yang tidak berakal (Gila) itu tidak diwajibkan untuk mengerjakan Shalat Wajib karena pikiran mereka dlm keadaan yg tidak sadar. Dan dalam hal ini jika Tidak Berakal karena Tertidur dan Pingsan saat Shalat maka Shalatnya Batal dan Orang tersebut harus mengulangi Wudhu dan Shalatnya lagi, tetapi jika Seorang Muslim yg sedang Mabuk dan mengerjakan Shalat Wajib maka Shalatnya tidak lah Sah karena Pikiran Mereka dalam keadaan yang tidak sadar.

Demikianlah pembahasan tentang Syarat – Syarat Wajib Shalat Fardhu 5 Waktu yang harus kalian ketahui dan pahami karena sekali lagi jika salah satu Syarat Wajib tersebut tidak ada dan tidak dipenuhi maka Shalat yang dikerjakan oleh kalian Seorang Muslim – Muslimah tidak Sah. Oleh karena itu semoga saja dengan ditulisnya penjelasan tentang Rukun Shalat, Syarat Sah dan Syarat Wajib Shalat, bisa bermanfaat bagi kalian semua Para Pembaca Muslim karena tidak bisa dipungkiri bahwa ulasan ini termasuk ulasan yang penting selain Tata Cara dan Niat WudhuSebelum Mengerjakan Shalat Wajib Lima Waktu di Setiap Harinya.

loading...

loading...